Nasi Padang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat, dan populer berkat rumah makan khas Minang yang didirikan oleh orang Minangkabau. Penamaan "Padang" mulai digunakan pada akhir tahun 1960-an sebagai bagian dari perubahan identitas masyarakat Minang pasca-pemberontakan PRRI. Sejarahnya juga terkait dengan tradisi pedagang yang membawa makanan terbungkus untuk dimakan bersama keluarga atau orang lain.
- Padang sebagai identitas: Sebutan "Padang" mulai digunakan untuk restoran khas Minang di akhir tahun 1960-an, sebagai bagian dari perubahan identitas masyarakat Minangkabau setelah berakhirnya Pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI).
- Nama yang populer: Sebutan ini merujuk pada makanan khas dari ranah Minang yang kini dikenal luas sebagai "nasi Padang".
- Konsep pedagang: Konsep nasi Padang yang dibungkus awalnya diperuntukkan bagi para bangsawan yang ingin berdagang dari Bukittinggi ke Kota Padang. Makanan ini dibungkus agar mudah dibawa saat perjalanan.
- Perkembangan modern: Seiring waktu, konsep ini berkembang menjadi rumah makan khusus yang menjual berbagai macam lauk khas Minang yang dapat dipilih.










